WADUK BANJAREJO KECAMATAN KECAMATAN BUAT BISNIS

Lamongan AnkasaPost.com

 

Dengan maraknya pengerukan waduk Banjarejo Kecamatan Kedungpring di musim kemarau dengan senangnya menjual tanah dalam waduk di buat bisnis selama 3 tahun di masa kades sekarang mejabat dua periode dan tanah waduk itu milik pemerintah Kabupaten Lamongan, kemudian tanah kerukan waduk tersebut di jual masyarakat sekitar seharga 80 ribu persatu dam trouk, namun kalau luar wilayah seharga 150 persatu dam trouk, ini selama 3 tahun berturut – turut.

Tanah waduk Banjarejo yang letaknya di belakang Balai Desa tersebut adalah milik pemerintah Dinas Pengairan Lamongan yang di keruk melalui Musrem Bank atau musyawarah di balai Desa menurut ataran Dinas Pengairan, malah sebaliknya tanah kerukan waduk di jual masyarat Banjarejo dan masyarakat luar wilayah.
Waduk fungsinya untuk penampungan air kemudian di alirkan ke sawah guna petani bisa tercukupi, namun saluran air sebelah selatan dan sebelah barat utara pada pecah – pecah dan amburadul, kades enak – enak jual tanah kerukan waduk milik pemerintah, bukan milik kades pribadi.
Ketika di temui awak Media tanggal 21 -10 – 2020 ,bahwa Waduk Banjarejo kerukan ada pemenang tender yang bernama Eko, jadi semua di cukupi mulai alat berat yakni Bego dan armada dam trouk untuk butuh pembuangan tanah cuma – cuma bukan malah membodohi masyarakatnya sendiri selama 3 kali dalam 3 tahun di bohongi kades , Eko juga mengatakan kewenangan kades mas (Spn/Gz)

Direkomendasikan untukmu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *