PGPI SURABAYA MENGHIMPUN PARA KEROHANIAWAN LANSIA VAKSINASI COVID 19

 Surabaya-ANGKASAPOST.com, Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunardi Sadikin didampingi Forkopimda Jawa Timur, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indah Parawansa, Pangdam Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr.Nico Afinta, Serta Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, pagi melihat secara langsung Proses Vaksinasi Covid 19 bagi Para Lansia di Surabaya, Jawa Timur.

Target dari Pemerintah ada 38 juta yang menerima Vaksin Covid 19 atau sebanyak 76 Juta suntikan. Kami menargetkan akan tuntas pada akhir Juni 2021, Kata Menkes Budi Gunardi Sadikin sabtu 27/02/2021 di Gedung Hotel Novotel Samator jl.Kedung Baruk 26-28 surabaya.
Dalam hal ini, PGPI Surabaya bersyukur dapat bersinergi dengan Tim Medis dan Panitia Vaksinasi di Gedung Novotel Samator, Kita berterima kasih kepada Ibu Khofifah Indar Parawangsa dan Pak Arif dari Samator, dan Rekan-rekan lain yang ikut terlibat didalam pelaksanaan Vaksinasi Tahap Pertama ini yang juga sudah menyumbangkan modal mereka, sehingga kami Pengurus PGPI Surabaya dapat mengumpulkan Pendeta-pendeta Senior atau dengan kata lain Hamba Tuhan Para Lansia untuk bisa di Vaksinasi. Ujar Pak Pendeta Hevron Pengurus PGPI Surabaya.
Menurut Data yang ada sebanyak 125 Para Pendeta Senior atau Hamba Tuhan Para Lansia dengan berbagai Sinode yang akan datang untuk menerima layanan Vaksinasi. Hampir semua Para Rohaniawan Kristen Lansia hadir untuk di Vaksin, ini juga bisa memberi contoh bagi Rohaniawan Kristen yang lainnya agar bisa turut di Vaksin dalam tahap berikutnya.
Sementara itu salah satu peserta Vaksin, Bapak Pendeta Soeharno (62) mengaku dirinya merasa lebih aman setelah mendapat Vaksin, mari rekan-rekan Hamba Tuhan kiranya kita bersama-sama dalam satu tujuan untuk melaksanakan Program dari Pemerintah mengenai Vaksinasi ini, agar diri kita keluarga yang ada lebih aman dan nyaman sehingga terhindar dari Penyebaran Covid 19, tetap melakukan Prokes, sehingga ketika kita melayani Jemaah, kitapun aman dan Jemaahpun nyaman.Tegas Soeharno.
Ada Juga Ibu Pendeta Frans (60), lebih baik mencegah daripada mengobati, artinya adalah lebih baik kita menjaga dan merawat tubuh kita sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan sehingga harus dilakukan tindakan mengobati, mari kita turut di Vaksin agar kita terhindar dari Virus Civid 19 ini.Tuturnya.
Dengan adanya Vaksinasi keberhasilan akan dapat ,mengurangi resiko terjadinya penularan Virus Covid 19.

(DD).

Direkomendasikan untukmu

Tinggalkan Balasan